BRMP SULSEL LAKSANAKAN PENYEMPROTAN PEMBENAH TANAH DAN PRA TUMBUH PADI DI SOPPENG
Soppeng, 15 Oktober 2025 — Tim kerja Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan terus mendukung program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) melalui kegiatan Penerapan Pertanian Padi Modern. Salah satu kegiatannya adalah penyemprotan pembenah tanah dan herbisida pra tumbuh yang dilaksanakan di Kelompok Tani (KT) Karuna, Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, pada Rabu, 15 Oktober 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Penyuluh Kabupaten Soppeng, serta Ketua dan anggota KT Karuna sebagai petani kooperator. Tim BRMP Sulsel melakukan penyemprotan pembenah tanah dan herbisida pra tumbuh dengan menggunakan drone, pada lahan seluas 5 hektare, yang menjadi lokasi demonstration farm (demfarm) penerapan pertanian padi modern.
Menurut Basrum, SP, M.Si selaku koordinator tim teknis BRMP, penyemprotan herbisida pra tumbuh dilakukan 3–5 hari sebelum tanam benih langsung (Tabela) dengan tujuan menekan pertumbuhan gulma pada fase awal pertanaman. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan serta mendukung produktivitas padi.
Lokasi demfarm berada di kawasan irigasi teknis dengan ketersediaan air yang terbatas. Dari total 1.357 hektare sawah di wilayah tersebut, hanya sekitar 824 hektare yang dapat diairi secara optimal. Oleh karena itu, jadwal tanam akan diatur secara ketat agar pemanfaatan air menjadi lebih efisien.
Sebagai tindak lanjut, penanaman serentak di lahan KT Karuna seluas 62 hektare direncanakan akan dilakukan pada minggu ketiga Oktober 2025. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh penerapan pertanian padi modern yang efisien, adaptif terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Soppeng.
(II, BAS)